Agar dapat di ketahui oleh warga, maka kata Tutik, aksi jemput bola ini di pusatkan di balai RW II, namun dalam kegiatan yang baru pertama kalinya digelar tersebut ternyata mendapat perhatian dari masyarakat terbukti, dengan banyaknya warga yang mengurus selain dari identitas diri kependudukan yang sudah kadaluarsa.
”Sekitar seratus warga yang mengurus surat keterangan, diantaranya KTP, SKTM dan SKTS. ” Jelasnya.
Dia menambahkan, digelarnya sistem layanan jemput bola ini disebabkan adanya informasi akan warga terutama yang sudah berusia uzur untuk tidak menghiraukannya meski identitasnya sudah ‘final’, hal ini akibat faktor kesulitan jarak yang akan ditempuh ke Kelurahan Rungkut Kidul.
”Banyak orang tua yang kedapatan KTPnya sudah mati. ” Ungkapnya
Bahkan dalam aksi jemput bola tersebut, masih kata Tutik, bukan hanya dari kalangan warga berpenduduk asli, tar-getnya juga penduduk musiman, sebab surat identitas diri merupakan sebuah bukti penting akan alat kelengkapan dalam bermukim.”Kelengkapan surat identitas ini semata-mata untuk menyadarkan pendu-duk betapa pentingnya identitas tersebut. ” Tandasnya.
Pelaksanaan perpanjangan KTP keliling ini, juga melibatkan petugas dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispen-duk Capil) Kota Surabaya, staf Kecamatan Rungkut . (Adji)
Layanan KTP Dengan Jemput Bola
Februari 22, 2010 oleh progresif


