MESKIPUN sudah tiga kali dimutasi sebagai Camat paling ujung di Surabaya yakni Pakal, Pabean Cantian dan Karang Pilang tidak membuat Drs. Budi Hermanto, M.Si untuk patah semangat dalam bekerja. Alumnus APDN ini justru malah bangga, sebab setiap akan meninggalkan Kecamatan, dirinya selalu dapat memberikan kenyamanan bagi Camat yang baru dan bekas stafnya dalam bekerja.” Tiga kali pindah, aku selalu bangun kantor.” Ujar bapak lima anak.
Dia menambahkan, bukan hanya kebanggaan saja namun juga rasa keheranan akan dirinya, sebab setiap menjadi Camat baru, selalu di ikuti akan adanya pembangunan Kecamatan namun setelah selesai pembangunannya maka pindah tugas menyertainya bahkan waktunya pun mengalami kesamaan yaitu setiap 6 bulan sekali sehingga membuatnya memberi sebutan sebuah nama jabatan pada dirinya. “ Opo aku iki Camat pembangunan, opo Camat tukang bangun (Apa saya ini Camat Pembangunan atau Camat tukang bangun).” Jelasnya lantas tertawa. (rif)


